IPOL.ID – Warga Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, sempat dibuat geger dengan kejadian pelajar MTs yang nekat gantung diri, pada Senin (15/9/2025).
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur saat ini tengah melakukan pemeriksaan beberapa saksi, termasuk keluarga korban.
Kanit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim), AKP Sri Yatmini mengatakan, pihaknya sudah dua kali datang ke sekolah korban untuk menggali informasi terkait penyebab korban gantung diri.
“Kami sudah datang dan meminta assessment (keterangan) kepada guru dan rekan-rekan korban,” ujar AKP Sri di Mapolres Jaktim pada awak media, Jumat (19/9/2025).
Menurut dia, keluarga korban belum mau datang ke Polres Metro Jakarta Timur untuk membuat laporan atas tewasnya bocah 13 tahun tersebut.
Sri menegaskan, meski keluarga korban belum mau buat laporan, tapi pihak Polres Metro Jakarta Timur tetap menyelidiki untuk menjawab semua dugaan yang beredar di masyarakat.
“Sementara tidak ada (pembullyan di sekolah), memang korban ini dalam pengasuhan nenek dan kakeknya. Orangtuanya bekerja dan menuntut ilmu di luar kota,” katanya.
