IPOL.ID – Duka menyelimuti Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur. Ambruknya gedung tiga lantai di kompleks pesantren tersebut merenggut nyawa lima santri, sementara puluhan lainnya luka-luka.
Tragedi ini menjadi perhatian serius pemerintah, yang berjanji melakukan evaluasi besar-besaran terhadap bangunan pondok pesantren, madrasah, hingga rumah ibadah di seluruh Indonesia.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pihaknya segera menyusun aturan khusus terkait standar bangunan pesantren.
“Insya Allah kami akan bekerja sama dengan pihak terkait. Pondok pesantren, madrasah, dan rumah-rumah ibadah betul-betul harus memenuhi standar teknis yang telah ditentukan pemerintah,” Kata Nasaruddin, dikutip pada Jumat (3/10/2025).
Nasaruddin menambahkan evaluasi akan melibatkan para ahli pembangunan agar perencanaan gedung pesantren ke depan memenuhi kaidah teknis.
“Kami bukan ahli bangunan, jadi sesegera mungkin akan mengadakan pertemuan dengan pihak teknis untuk merumuskan kebijakan bersama,” tegasnya.
