Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: PPP DKI Kecam Tayangan Trans 7 yang Diduga Menghina Kyai dan Pesantren
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > PPP DKI Kecam Tayangan Trans 7 yang Diduga Menghina Kyai dan Pesantren
HeadlineNews

PPP DKI Kecam Tayangan Trans 7 yang Diduga Menghina Kyai dan Pesantren

Bambang
Bambang Published 14 Oct 2025, 20:34
Share
3 Min Read
Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Syaiful Rahmat Dasuki.(Foto istimewa)
Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Syaiful Rahmat Dasuki.(Foto istimewa)
SHARE

IPOL.ID-Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Syaiful Rahmat Dasuki angkat bicara terkait dengan polemik terhadap pemberitaan pesantren dan kyai yang tayang di salah satu TV swasta, Trans7. ‎

‎”Kami mengecam keras tayangan Xpose Trans 7 yang benar-benar menghina dan melecehkan para Kyai dan Pondok Pesantren utamanya Ponpes Lirboyo Kediri” kata Syaiful yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Agama era Presiden Jokowi.

Reaksi dari orang nomor 1 di partai berlambang Ka’bah Hal itu berkaitan dengan tayangan acara “Xpose Uncensored” yang tayang pada Senin, 13 Oktober 2025. Televisi swasta itu dituding melecehkan Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri. Narasi dalam tayangan tersebut dinilai merendahkan martabat kyai sepuh, KH. Anwar Manshur, dan para santri.
‎
Walhasil, ‎tayangan yang diduga tendensius dan menghina para Kyai dan Pondok Pesantren ini memicu kemarahan umat Islam khususnya kalangan pesantren dan alumni pondok pesantren.
‎
‎”Para Kyai dan Pondok Pesantren pembela terdepan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kyai pula yang menjaga NKRI agar Indonesia tetap utuh” lanjut Syaiful. “Sangat tidak pantas apabila Kyai dan Pondok Pesantren direndahkan oleh media televisi nasional yang harusnya ikut menjaga ketentraman dan pencerdasan bangsa. Tetapi malah menghina Kyai dan Pondok Pesantren” ujar Syaiful.
‎
‎Syaiful mencatat, polemik pemberitaan yang tayang di Trans 7 pernah juga terjadi pada 2012. Trans 7 diduga menghina tradisi ziarah kubur sebagian umat Islam Indonesia yang diframing sesat oleh tim Trans 7 dalam program Khazanah. Saat itu program Khazanah sempat ditutup oleh KPI.
‎
‎Tahun 2014 lagi-lagi program Trans 7 ditutup oleh KPI karena diduga menghina seniman dan budayawan Betawi, Benyamin Sueb. Dalam satu episode Yuk Kita Santai (YKS), komedian Cesar mempersamakan Benyamin seperti anjing. Sontak berbagai elemen Betawi mengeruduk studio Trans 7 dan Kantor KPI. Akhirnya 28 Juni 2014, program YKS ditutup KPI.
‎
‎”Kami menuntut KPI memberi sanksi kepada Trans 7, tidak hanya menutup program Xpose tersebut tetapi juga mengevaluasi Izin Lembaga Penyiaran Trans 7. Karena berulang kali menyinggung suku, agama dan antar golongan” tuntut Syaiful.
‎
‎”Undang-undang nomor 32 tahun 2002 dan Pedoman Perilaku Penyiaran serta Standar Program Siaran jelas mengatur tentang larangan program yang menyinggung suku, agama dan golongan. Apabila sudah kesekian kalinya terbukti, maka izin penyiarannya dapat dicabut minimal dilarang menayangkan iklan untuk beberapa waktu agar ada efek jera bagi Trans 7″ tandas Syaiful.(sofian)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Diduga Menghina Kyai dan Pesantren, Kecam Tayangan Trans 7, PPP DKI
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Timur saat mengadakan kegiatan vaksinasi untuk hewan penular rabies (HPR) di kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur. Foto: Ist 13 Ribu Hewan Penular Rabies Tervaksin di Jakarta Timur
Next Article Wakapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf didampingi Ketua Tim Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A Chaniago dan Ustaz Imron (eks narapidana terorisme) Ketua Yayasan Lingkar Perdana Poso dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Program Kontra Radikal di Aula Sarja Arya Racana Polres Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (13/10/2025). Foto: Ist Hadirkan Eks Napiter Poso, Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal di Kabupaten Sigi

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260602 WA0144
HeadlineJabodetabek

Tinggalkan Tas Isi iPhone 17 dan Samsung Z4 Replika, Pelaku Gasak Motor Vario Korban di Bukit Duri

NewsPertamina
Upaya Dongkrak Lifting Gas, Komisi XII DPR RI Desak Pertamina Hulu Energi Percepat Eksplorasi
02 Jun 2026, 08:10
HeadlineNews
Viral! Mahasiswa Sesama Jenis Kepergok Ciuman di Kampus, PNJ Siapkan Sanksi Tegas
02 Jun 2026, 23:42
Olahraga
Penjualan Tiket Timnas Indonesia versus Oman dan Mozambik Sudah Dimulai, Awas Kehabisan
02 Jun 2026, 09:30
Ekonomi
Menkeu Purbaya Sebut Pancasila Jadi Pedoman Pengelolaan Keuangan Negara
02 Jun 2026, 10:10
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?