IPOL.ID- Motif di balik kasus perundungan yang menimpa enam siswa SMP Negeri 1 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya terungkap. Aksi bullying tersebut diduga dipicu oleh aktivitas kelompok semacam geng di luar sekolah yang melibatkan perekrutan antarsiswa.
Kepala Sekolah SMPN 1 Tambun Selatan, Annisa, mengungkapkan bahwa aksi kekerasan ini bermula dari pergaulan para pelaku di luar lingkungan sekolah. Mereka disebut membentuk kelompok atau base camp dan melakukan perekrutan terhadap siswa yang lebih muda.
“Anak-anak ini punya pergaulan di luar sekolah. Mereka membentuk kelompok, dan ada perekrutan dari kakak kelas ke adik kelas. Ada indikasi pemaksaan, termasuk menyetorkan sejumlah uang kepada senior,” ujar Annisa, Kamis (16/10/2025).
Kasus ini mencuat setelah video perundungan terhadap siswa SMPN 1 Tambun Selatan viral di media sosial dan grup WhatsApp pada Selasa (14/10/2025). Dalam video tersebut terlihat sejumlah siswa kelas 9 melakukan kekerasan terhadap adik kelasnya di luar jam sekolah.
