IPOL.ID – Komisi Informasi Pusat (KIP) menggelar Pameran Keterbukaan Informasi Publik pada 14–16 Oktober 2025 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, sebagai upaya memperkuat budaya transparansi di Indonesia.
Kegiatan yang mempertemukan badan publik dan masyarakat ini diikuti oleh 70 lembaga publik, dengan 36 di antaranya menampilkan inovasi layanan berbasis transparansi, digitalisasi, dan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP), Donny Yoesgiantoro, dalam sambutannya menuturkan bahwa pameran ini menjadi wujud komitmen nyata dalam memperkuat budaya transparansi informasi di Indonesia. Ia menekankan bahwa melalui kegiatan ini, KIP berupaya menciptakan ruang interaksi yang lebih terbuka dan dinamis antara lembaga publik dan masyarakat, sehingga nilai-nilai keterbukaan dapat terwujud secara partisipatif dan berkelanjutan.
“Keterbukaan informasi tidak boleh hanya dimaknai sebagai kewajiban menyampaikan data kepada publik, lebih dari itu, keterbukaan harus menjadi sarana membangun komunikasi dua arah yang aktif antara badan publik dan masyarakat. Dengan adanya dialog yang terbuka, kami berharap tercipta hubungan yang saling memahami, saling percaya, dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan serta partisipatif,” kata Donny di Jakarta, (14/10/2025).
