IPOL.ID – Tentara Israel melancarkan serangan udara di Rafah, Jalur Gaza selatan, pada Minggu (19/10) waktu setempat. Serangan ini terjadi meskipun telah disepakati perjanjian gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hamas.
Dilansir Anadolu, militer Israel menyebut serangan itu menargetkan sejumlah infrastruktur militer milik Hamas. Langkah tersebut diambil setelah pasukan Israel disebut mendapat serangan rudal antitank dan tembakan dari kelompok bersenjata di wilayah tersebut.
Tentara mengatakan telah memulai serangan di wilayah tersebut untuk menghancurkan terowongan dan struktur militer di sana.
Media publik Israel, KAN menyebutkan serangan udara itu dilancarkan setelah terjadi baku tembak dengan Hamas, sementara Channel 12 menyatakan serangan dilakukan setelah sebuah kendaraan militer Israel menjadi sasaran pejuang Hamas.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan menggelar rapat darurat bersama Menteri Pertahanan Israel Katz dan para pejabat keamanan guna membahas situasi terakhir di Gaza.
