IPOL.ID – Peneliti sekaligus dosen Universitas Bengkulu, Della Maulidiya memperkenalkan inovasi berbasis (AI) untuk menilai keterampilan motorik anak usia dini secara lebih objektif dan efisien, menggantikan metode konvensional yang masih bergantung pada pengamatan manual guru.
Hal itu dipaparkan dalam The 12th International Conference on Computer, Control, Informatics and Its Applications (IC3INA) yang diselenggarakan oleh Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OREI) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta, baru-baru ini.
Dalam penelitiannya yang berjudul Preliminary Evaluation of an AI-Based Postural Assessment Application for Motor Skill Perception in Early Childhood Physical Education, Della dan tim menggunakan MediaPipePose dan OpenCV untuk menganalisis postur anak, termasuk kemiringan leher dan keseimbangan tubuh. Hasil analisis kemudian diklasifikasikan ke dalam kategori postur baik atau kurang baik.
Uji coba terhadap 25 siswa SD berusia 6–7 tahun menunjukkan hasil menjanjikan. Tingkat kesesuaian antara analisis AI dan penilaian ahli mencapai Cohen’s Kappa 0,618, menandakan reliabilitas tinggi dalam pengukuran postur tubuh.
