IPOL.ID- Penyandang mata juling (strabismus) masih mendapatkan stigma sosial sebagai kelompok yang ‘berbeda.’ Tak hanya rentan mengalami tekanan mental, secara medis, penyandang strabismus juga berpotensi terganggu fungsi penglihatannya. Kualitas hidup pun terancam!
Memahami urgensi kondisi tersebut, JEC Eye Hospitals and Clinics selaku eye care leader di Indonesia melanjutkan langkah proaktifnya: “Bakti Sosial Operasi Mata Juling JEC.” Pelaksanaan tahun keempat inisiatif ini bertepatan dengan Peringatan World Sight Day 2025 dipusatkan di RS Mata JEC @ Menteng dengan target 30 pasien mata juling akan mendapatkan operasi korektif secara gratis.
“Mata juling bukanlah kondisi yang terkait estetika semata, penyandangnya bisa terdampak lebih jauh, yakni ketidakpercayaan diri. Padahal, setiap individu berhak memiliki penglihatan optimal guna memungkinkannya belajar, bekerja dan berinteraksi dengan lebih leluasa. Sejalan dengan tema World Sight Day 2025 #LoveYourEyes, ‘Bakti Sosial Operasi Mata Juling JEC’ kembali kami laksanakan untuk mendukung para penyandang strabismus agar tak berkecil hati atas kondisinya, sekaligus mengedukasi masyarakat luas bahwa mata juling bisa ditangani dan dikoreksi,” ujar Dr. Ni Retno Setyoningrum, SpM(K), MMedEdu, Dokter Subspesialis Konsultan Strabismus JEC Eye Hospitals & Clinics.
