IPOL.ID – PT Pertamina (Persero) akhirnya buka suara terkait laporan sejumlah pengendara motor di Jawa Timur yang mengalami ‘brebet’ dan mogok massal usai mengisi bahan bakar jenis Pertalite.
Melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat serta menegaskan komitmen untuk menelusuri penyebab insiden tersebut.
Pertamina memastikan penyaluran produk BBM tetap berjalan lancar dan seluruh produk yang disalurkan ke masyarakat telah melewati proses pengawasan ketat, mulai dari terminal pengiriman hingga SPBU resmi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi membenarkan adanya laporan dari sejumlah wilayah seperti Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Tuban, Surabaya, Sidoarjo, dan Malang, terkait gangguan mesin yang diduga muncul setelah pengisian Pertalite.
Namun, ia menegaskan bahwa proses distribusi BBM tetap dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, termasuk pemeriksaan mutu produk melalui pengujian laboratorium sebelum disalurkan kepada masyarakat.
