IPOL.ID – Operasi gabungan DJBC-DJP Kemenkeu bersama Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Polri baru membuahkan hasil atas temuan sebanyak 87 kontainer pelanggaran ekspor produk turunan CPO (Crude Palm Oil). Setelah pemeriksaan laboratorium dilakukan terhadap kandungan CPO tersebut tidak sesuai.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan kasusnya ketika menghadiri konferensi pers operasi gabungan DJBC-DJP Kemenkeu dan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Polri terkait temuan 87 kontainer pelanggaran ekspor produk turunan CPO di TPS Multi Terminal Indonesia – NPCT Common Area, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Jenderal Sigit menjelaskan, temuan itu merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto terkait upaya untuk mengurangi potensi terjadinya kerugian negara.
“Sesuai arahan dan perintah dari Presiden Bapak Prabowo Subianto terkait upaya untuk terus mengurangi potensi kerugian-kerugian negara maka kami, Polri, membentuk Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara,” ungkap Kapolri Jenderal Sigit di TPS Multi Terminal Indonesia – NPCT Common Area, Tanjung Priok, Kamis (6/11/2025).
