IPOL.ID – Manuskrip kuno Merapi-Merbabu rupanya memiliki temuan-temuan rahasia pengobatan tradisional. Hal tersebut diungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Identifikasi Penyakit dan Penyembuhan dalam Manuskrip Merapi–Merbabu” yang diselenggarakan Pusat Riset Manuskrip Literatur dan Tradisi Lisan (MLTL) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Perpustakaan Nasional RI dan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGM) di Jakarta.
Suyami, Peneliti Pusat Riset Manuskrip Literatur dan Tradisi Lisan (MLTL) BRIN, mengungkapkan bahwa kawasan Merapi–Merbabu menyimpan lebih dari 15 manuskrip kuno yang memuat pengetahuan pengobatan tradisional. Pada tahap awal, tim meneliti manuskrip Rimbun Padukunan yang berisi sekitar 200 formula pengobatan dan 126 jenis bahan obat.
Suyami berkata, kegiatan ini menyoroti berbagai formula obat tradisional, keragaman flora Merapi-Merbabu, serta peluang bioprospeksi yang dapat dikembangkan untuk mendukung pemanfaatan pengetahuan pengobatan tradisional secara lebih luas.
