Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Hasil Kajian BRIN–Kemlu Sebut Peluang Besar Ekspor ke Chile dan Nigeri
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Hasil Kajian BRIN–Kemlu Sebut Peluang Besar Ekspor ke Chile dan Nigeri
Ekonomi

Hasil Kajian BRIN–Kemlu Sebut Peluang Besar Ekspor ke Chile dan Nigeri

Iqbal
Iqbal Published 06 Dec 2025, 15:54
Share
5 Min Read
Tampak tumpukan peti kemas untuk ekspor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ekspor RI ke Chile dan Nigeria terbuka lebar. Foto: Kemenkeu
Tampak tumpukan peti kemas untuk ekspor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ekspor RI ke Chile dan Nigeria terbuka lebar. Foto: Kemenkeu
SHARE

IPOL.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memaparkan hasil kajian bersama terkait strategi peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi Indonesia di pasar non-tradisional, melalui studi kasus Chile dan Nigeria.

Plt. Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN, Anugerah Widiyanto, menggarisbawahi pentingnya diversifikasi pasar ekspor Indonesia di tengah gejolak geopolitik dan dinamika ekonomi global yang semakin kompleks. Ketergantungan Indonesia pada pasar tradisional dinilai meningkatkan kerentanan ekonomi, sehingga perlu dibangun strategi ekspansi ke negara-negara emerging market.

Ia menekankan urgensi membuka pasar baru sebagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional. “Dengan melakukan diversifikasi pasar ke negara-negara non-tradisional dapat mendukung keberlanjutan untuk surplus perdagangan Indonesia,” kata Anugerah, dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Jirap, Gedung B.J. Habibie BRIN, Thamrin, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

Melalui kajian bersama, lanjutnya, BRIN dan Kemlu memetakan peluang dan tantangan ekspor serta investasi Indonesia di Chile dan Nigeria, dua negara yang merepresentasikan pasar potensial di Amerika Selatan dan Afrika.

Baca Juga

Ilustrasi uji komtenesi ASN. Foto: Kemenpan RB
BRIN – KemenPAN-RB Uji Instrumen Kompetensi Digital ASN, Kejar Target 90 Persen di 2029
Ada Subspesies Baru Bisbul Asal Papua, Berbeda dengan Populasi di Filipina
BRIN Kembangkan Teknologi Pengelolaan Sampah di Indonesia

Kajian yang dipaparkan menunjukkan bahwa Chile merupakan pasar yang stabil secara ekonomi dan semakin strategis bagi Indonesia, terutama setelah berlakunya perjanjian dagang Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA).

Neraca perdagangan Indonesia dengan Chile tercatat konsisten positif, sementara sejumlah komoditas seperti otomotif, alas kaki, produk kimia, dan kertas dipetakan sebagai produk yang memiliki peluang ekspor paling kuat.

Sementara itu, Nigeria dinilai menyimpan potensi besar berkat ukuran pasar yang luas dan kebutuhan impor yang tinggi. Meski neraca perdagangan Indonesia masih negatif, beberapa komoditas unggulan seperti minyak sawit, margarin, dan produk besi baja tetap menunjukkan performa yang stabil dan berpotensi diperkuat melalui strategi penetrasi pasar yang lebih terarah.

Secara keseluruhan, kajian memproyeksikan pertumbuhan perdagangan Chile mencapai 32 persen. Sedangkan impor Nigeria meningkat sekitar 11 persen dalam beberapa tahun mendatang. “Temuan ini membuka ruang yang lebih besar bagi Indonesia untuk memperluas jangkauan ekspor di kedua pasar non-tradisional tersebut,” ucap Anugerah.

Dalam kesempatan yang sama, Kemlu meluncurkan Sistem Informasi Diplomasi Ekonomi (SIDE) sebagai instrumen baru yang memperkuat perumusan kebijakan diplomasi ekonomi berbasis data. Direktur Jenderal/Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri (BSKLN) Kemlu, Muhammad Takdir, menjelaskan SIDE dikembangkan sebagai decision support system untuk memperkuat proses pengambilan keputusan melalui analisis data yang terukur.

Platform ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai sumber data perdagangan dan ekonomi, kemudian mengolahnya menjadi informasi yang mudah diakses melalui visualisasi daya saing produk, dinamika pasar, serta proyeksi risiko.

“Selain itu, dalam kaitan infrastruktur diplomasi ekonomi, relevansi SIDE juga menjadi sangat nyata. SIDE memungkinkan kita melakukan analisis pasar secara lebih sistematis dan terukur, termasuk untuk pasar-pasar non-tradisional yang selama ini belum tergarap optimal,” ujarnya.

Dalam kerja sama tersebut, tim memanfaatkan metodologi Structural Match Index–Demand Index (SMI-DI) untuk mengidentifikasi negara yang paling potensial, serta pendekatan Revealed Comparative Advantage–Constant Market Share Analysis (RCA-CMSA) dan Revealed Symmetric Comparative Advantage–Trade Balance Index (RSCA-TBI) untuk memetakan produk-produk Indonesia yang memiliki daya saing kompetitif 90.

Ia menambahkan, sistem ini tidak hanya mendukung analisis perdagangan barang, tetapi juga memperkuat kajian sektor jasa, termasuk strategi penempatan tenaga kerja profesional Indonesia di pasar global.

Kolaborasi BRIN dan Kemlu dalam penyusunan kajian Chile dan Nigeria disebut sebagai contoh penting bagaimana integrasi riset dan kebijakan dapat menghasilkan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Melalui pendekatan evidence based policy, kajian ini memberikan rujukan bagi pemerintah dalam menentukan prioritas negara tujuan ekspor, pemetaan produk unggulan, serta strategi diplomasi ekonomi yang adaptif.

BRIN dan Kemlu mendorong agar SIDE dimanfaatkan secara luas oleh kementerian/lembaga, akademisi, hingga pelaku usaha. Ke depan, sistem ini akan terus dikembangkan dengan fitur data baru dan integrasi lintas sektor untuk menjawab kebutuhan diplomasi ekonomi yang semakin dinamis.

Peluncuran SIDE sekaligus menjadi landasan penguatan kerja sama riset strategis antara BRIN dan Kemlu, khususnya dalam penyediaan analisis pasar dan intelijen ekonomi berbasis data untuk mendukung peningkatan daya saing Indonesia di pasar global.  (ahmad)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: brin, chile, Ekspor, KEmlu, nigeria
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article helikopter polri Polri Turunkan Helikopter AW169 Distribusikan 348 Kg Logistik untuk Korban Bencana Bencana Sumatera Aceh Tamiang
Next Article Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menjadi pembuka keynote speak pada ajang Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 di Indonesia Arena, Sabtu (06/12) siang Buka Keynote Speaker ISS 2025, Menpora Erick: Industri Olahraga Indonesia Harus Jadi Kekuatan Baru Dunia

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260503 WA0049
Jakarta Raya

Rasyidi HY Harapkan Umat Islam Berkurban Sesuai Anjuran Rasulullah

Kemendikbud
Ruang Interaktif Warga Sukapura Diresmikan, Bunda Harapkan Partisipasi Aktif Masyarakat
03 May 2026, 14:11
Headline
Prabowo Gelar Ratas di Hambalang, Bahas Nasib Buruh dan Peran Kampus
03 May 2026, 15:36
HeadlineJabodetabek
Polda Metro Jaya Tingkatkan Status Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur
03 May 2026, 12:29
Jakarta Raya
Bun Jhoi Soroti Keluhan Sampah Warga, Dorong RDF Plant Kelola 2.500 Ton Tiap Hari
03 May 2026, 15:02
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?