IPOL.ID – Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan menghapus utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) milik para petani di Aceh yang terdampak banjir bandang dan longsor.
Keputusan itu disampaikan saat Prabowo meninjau pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane di Bireuen, Minggu (7/12).
“Kemudian utang-utang KUR, karena ini keadaan alam, ya kita akan hapus,” ujarnya.
Prabowo menjelaskan, bencana besar yang terjadi pada 25 November masuk kategori keadaan terpaksa (force majeure), sehingga para petani tidak perlu mengkhawatirkan kemampuan membayar kembali pinjaman mereka.
“Jadi petani tidak usah khawatir tidak bisa kembalikan utang, karena ini bukan kelalaian, tapi keadaan terpaksa, force majeur,” katanya.
Prabowo juga menegaskan pemerintah sedang mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak. Ia meninjau langsung proses pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane, jalur penting yang menghubungkan Bireuen–Takengon. Jembatan dengan bentang 30 meter itu ditargetkan bisa dibuka dalam satu hingga dua minggu.
