IPOL.ID- Kasus kekerasan dalam hubungan asmara kembali terjadi. Seorang perempuan di Bengkulu menjadi korban penganiayaan brutal yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri, seorang mahasiswa berinisial MA (24). Pelaku tega memukul korban menggunakan palu hingga menyebabkan luka di sejumlah bagian tubuh.
Peristiwa penganiayaan tersebut dipicu rasa cemburu pelaku setelah mengetahui korban menghapus percakapan WhatsApp di ponselnya. Emosi yang tak terkendali membuat pelaku melakukan tindakan kekerasan yang membahayakan keselamatan korban.
Diketahui, hubungan asmara antara pelaku dan korban telah terjalin selama kurang lebih lima tahun. Namun, relasi tersebut justru berakhir dengan tindak kekerasan fisik. Kasus ini terungkap setelah ayah korban melihat bekas luka di tubuh anaknya dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Berdasarkan hasil penyelidikan, aparat kepolisian menemukan bahwa penganiayaan tidak hanya terjadi sekali. Pelaku diketahui telah melakukan kekerasan terhadap korban sebanyak dua kali, sehingga keluarga korban memutuskan untuk menempuh jalur hukum.
