IPOL.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa penerimaan Taruna Baru Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) bukan sekadar agenda administratif tahunan, melainkan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) BMKG yang unggul dan berkelanjutan. Penegasan tersebut disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat membuka kegiatan Evaluasi Penerimaan Taruna Baru STMKG Tahun 2025 sekaligus Penyusunan Rencana Pelaksanaan Penerimaan Taruna Baru Tahun 2026.
Kepala BMKG menyampaikan bahwa kualitas lulusan STMKG memiliki peran kunci dalam menentukan mutu layanan BMKG kepada masyarakat, mulai dari penyediaan informasi cuaca, iklim, dan kualitas udara, hingga peringatan dini bencana hidrometeorologi dan geofisika.
“Penerimaan Taruna Baru bukan sekadar kegiatan administratif tahunan, tetapi merupakan gerbang awal pembentukan SDM masa depan. Apabila ada kesalahan pada tahap ini maka akan berdampak panjang, sementara keberhasilan menjadi investasi strategis bagi keberlanjutan organisasi,” tegas Teuku Faisal Fathani.
