IPOL.ID – Ketegangan militer antara Thailand dan Kamboja akhirnya mereda setelah kedua negara resmi menyepakati gencatan senjata pada Sabtu (27/12). Kesepakatan ini diharapkan mengakhiri pertempuran berdarah di wilayah perbatasan yang telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan pernyataan bersama yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan kedua negara, gencatan senjata ini mulai berlaku efektif pada Sabtu siang pukul 12.00 waktu setempat.
“Kedua belah pihak sepakat untuk segera melakukan gencatan senjata setelah penandatanganan Pernyataan Bersama ini, yang berlaku mulai pukul 12.00 siang (waktu setempat) pada 27 Desember 2025. Gencatan senjata ini mencakup semua jenis senjata, termasuk serangan terhadap warga sipil, objek dan infrastruktur sipil, serta sasaran militer dari kedua belah pihak, dalam semua kasus dan di semua wilayah,” demikian bunyi pernyataan Komite Perbatasan Umum Khusus kedua negara yang dikeluarkan oleh pihak Kamboja, dikutip dari AFP.
Konflik yang kembali pecah sejak November 2025 ini telah membawa dampak kemanusiaan yang besar. Tercatat sebanyak 86 orang dari kedua belah pihak tewas dalam baku tembak.
