Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Banjir, Iklim Ekstrem, dan Kesalahan Kita Membaca Sebab
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Opini > Banjir, Iklim Ekstrem, dan Kesalahan Kita Membaca Sebab
Opini

Banjir, Iklim Ekstrem, dan Kesalahan Kita Membaca Sebab

Iqbal
Iqbal Published 27 Dec 2025, 19:00
Share
5 Min Read
Dr I Putu Santikayasa, S.Si., M.Sc.
Dr I Putu Santikayasa, S.Si., M.Sc. Foto: Ist
SHARE

Oleh Dr I Putu Santikayasa, S.Si., M.Sc.
Pusat Pengelolaan Risiko dan Peluang Iklim di Asia Tenggara dan Pasifik – CCROM SEAP IPB University

SETIAP kali banjir terjadi, pertanyaan yang hampir selalu muncul adalah: siapa yang harus disalahkan?

Pertanyaan itu terasa sederhana, tetapi jawabannya nyaris tak pernah sesederhana itu. Data iklim justru menunjukkan bahwa banjir adalah hasil dari rangkaian proses yang jauh lebih kompleks, lintas skala, dan saling berkelindan.

Dalam beberapa bulan terakhir 2025, kita menyaksikan dua peristiwa banjir besar yang mencolok: banjir di Bali pada September dan banjir di Sumatra, khususnya Aceh dan Sumatera Utara, pada akhir November. Jika dibaca sekilas, keduanya tampak sebagai peristiwa yang berdiri sendiri.

Baca Juga

d
Banjir Rendam 115 RT di Jakarta, DPRD Desak Evaluasi Total Sistem Drainase
Banjir Rendam 7 Desa di Bogor, 346 KK Terdampak
Warga Joyotakan Solo Heboh, Air Banjir Berwarna Merah

Namun ketika didekati melalui kacamata iklim, pola besar justru terlihat jelas. Indonesia tidak hidup dalam sistem iklim tunggal. Cuaca dan iklim kita dipengaruhi oleh berbagai climate drivers yang bekerja secara simultan, mulai dari skala global hingga lokal. Di Samudra Pasifik, terdapat ENSO, El Nino dan La Nina, yan memodulasi curah hujan antar-tahun.

1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Banjir, Iklim Ekstrem, ipb university, Sebab
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Persib incar kemenangan lawan PSM demi puncak klasemen Foto: ileague Persib vs PSM: Ambisi Maung Bandung Rebut Puncak Klasemen
Next Article Ilustrasi air. Foto: iStock Minuman yang Baik untuk Penderita Asam Lambung, Aman dan Menyehatkan

TERPOPULER

TERPOPULER
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Foto PSSI
Olahraga

Hasil Drawing Liga 4 Piala Presiden 2026, Federasi Bagi 64 Klub ke 16 Grup

HeadlineOlahraga
Kalah dari Jeon Hyeok Jin, Moh Zaki Ubaidillah Ambil Pelajaran di Thailand Open 2026.
14 May 2026, 19:58
Gaya hidupHeadline
Simak Sejumlah Manfaat Cabai yang Jarang Diketahui
14 May 2026, 19:28
Nasional
PLN Perkuat Sistem Human Capital yang Adaptif untuk Hadapi Dinamika Bisnis Global
14 May 2026, 22:44
Hukum
466.535 Lembar Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan
15 May 2026, 06:27
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?