IPOL.ID-Memasuki awal tahun 2026, tanah air kedatangan tamu tidak diundang yang mulai mengkhawatirkan dan menyebar di masyarakat, yakni virus Super Flu.
Kementerian Kesehatan mengonfirmasi telah terdeteksinya influenza A H3N2 subclade K, yang disebut sebagai Super Flu, di Indonesia.
Berdasarkan siaran pers Kementerian Kesehatan, hingga awal Januari 2026 tercatat 62 kasus Super Flu yang tersebar di delapan provinsi.
“Langkah antisipasi harus juga dilakukan khususnya di Jakarta. Jangan sampai penyebarannya tidak terdeteksi, dan berakibat lonjakan penderita di kemudian hari,” ujar anggota Komisi E DPRD DKI, Desie Cristhiyana Sari, Minggu (4/1/2025).
Super Flu bukanlah virus baru. Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza A H3N2 subclade K, turunan dari virus H3N2 yang telah lama dikenal dunia medis. Peningkatan kasus flu di Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat pada Oktober 2025 juga didominasi oleh varian H3N2.
Secara historis, virus influenza A H3N2 bahkan pernah memicu lonjakan besar flu dunia pada 1968, meski saat itu belum termasuk subclade K.

