IPOL.ID – Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menuding Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas korban jiwa dan kerusakan akibat gelombang unjuk rasa yang melanda Iran baru-baru ini.
Dalam pidatonya di hadapan massa di Teheran pada Sabtu (17/1), Khamenei menyebut Presiden AS secara langsung terlibat dalam apa yang ia sebut sebagai “hasutan” terhadap stabilitas Iran.
Ia menuduh Trump mengeluarkan ancaman, mendorong aksi protes, serta memberikan dukungan kepada pihak-pihak yang dianggapnya sebagai perusuh.
“Saya katakan dengan tegas bahwa tujuan Amerika dalam kerusuhan baru-baru ini adalah untuk menelan Iran,” katanya, dilansir Anadolu.
Gelombang protes anti-pemerintah di Iran pecah sejak akhir bulan lalu, dipicu oleh memburuknya kondisi ekonomi serta anjloknya nilai tukar mata uang nasional, rial, ke level terendah dalam sejarah. Aksi protes yang bermula di Teheran tersebut kemudian menyebar ke berbagai kota di Iran.
Situasi memanas pada 8 Januari, ketika putra mendiang mantan raja Iran yang bermukim di Amerika Serikat menyerukan warga untuk turun ke jalan menentang pemerintah.
