IPOL.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan tinggi terhadap peran historis dan strategis Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penegasan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU yang memadati Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2).
Prabowo menyebut selama 100 tahun pengabdiannya, NU telah menjadi pilar kebesaran bangsa yang konsisten memberikan contoh nyata dalam merawat persatuan.
“Saudara-saudara sekalian, NU selalu memberi contoh, NU selalu berusaha untuk menjaga persatuan, dan memang itulah pelajaran sejarah,” tegas Prabowo.
NU melalui kiai dan para ulamanya selalu hadir dalam situasi ancaman untuk menyelamatkan negara seperti halnya dalam kemerdekaan Indonesia.
“Kemerdekaan itu diuji di Jawa Timur, diuji di Surabaya. Diuji dalam pertempuran di Surabaya dan sekitarnya. Dan dalam pertempuran itu, kita bangsa Indonesia telah berhasil mempertahankan kemerdekaan kita melawan negara-negara besar di dunia. Kita telah berhasil menghadapi Inggris pemenang Perang Dunia Kedua, rakyat Jawa Timur, rakyat Surabaya, dipimpin oleh para kiai, para ulama,” ujarnya.
