IPOL.ID- Masuk Ramadan 2026, riuhnya sudah terasa di lorong-lorong pusat grosir ibu kota. Bukan diskon besar atau koleksi baru yang jadi magnet, melainkan satu istilah nyentrik dari TikTok: “gamis bini orang”. Sebutan yang terdengar santai itu justru menjelma strategi dagang ampuh, membuat pembeli datang ke Tanah Abang dengan satu kata kunci di bibir mereka.
Sebutan yang terdengar nyeleneh itu justru sukses menarik perhatian warganet. Banyak pembeli datang langsung ke kios dengan menyebut “kata kunci” tersebut tanpa perlu melihat katalog desain lebih dulu.
Ahmed, salah satu pedagang gamis di Tanah Abang, mengatakan model tersebut sebenarnya sudah lama dijual dengan nama “Inara”. Namun, istilah “gamis bini orang” muncul dari percakapan spontan saat promosi di TikTok dan obrolan antarpedagang.
“Awalnya cuma sebutan spontan waktu menawarkan barang di kios dan di TikTok. Ternyata responsnya besar, orang jadi mudah ingat modelnya,” ujar Ahmed, Jumat (20/2/2026).
Menurut Ahmed, kekuatan media sosial membuat istilah tersebut cepat menyebar ke berbagai daerah. Kini, pembeli datang dengan menyebut nama tren tanpa perlu penjelasan panjang.
