IPOL.ID – Sebuah video berdurasi 27 detik yang memperlihatkan dugaan aksi penganiayaan terhadap seorang remaja viral di media sosial dan memantik perdebatan warganet. Insiden itu disebut terjadi di Lapangan Desa Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Potongan video yang beredar memperlihatkan dua remaja duduk sambil menyantap nasi bungkus. Tiba-tiba, salah satu remaja yang sedang makan dipukul di bagian belakang kepala sebanyak dua kali oleh remaja lain.
Dari percakapan dalam video, pemukulan diduga dipicu persoalan “mokel” atau membatalkan puasa sebelum waktunya.
Remaja yang melakukan pemukulan disebut merasa wilayahnya “dikotori” oleh aksi dua remaja yang makan diam-diam di lokasi tersebut.
Aksi tersebut menuai kecaman warganet. Banyak yang menilai tindakan kekerasan itu berlebihan dan tidak dapat dibenarkan, terlepas dari alasan apa pun yang melatarbelakanginya.
Kapolresta Banyumas, Petrus Silalahi, memastikan pihaknya bergerak cepat setelah video tersebut viral dalam dua hari terakhir.

