IPOL.ID- Menjelang Ramadan 2026, kewaspadaan terhadap keamanan pangan kembali menjadi sorotan. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Jakarta (BBPOM Jakarta) mengingatkan masyarakat agar tidak lengah saat memilih takjil untuk berbuka puasa.
Kepala BBPOM Jakarta, Sofiyani Chandrawati, menekankan bahwa langkah paling sederhana namun krusial adalah memeriksa kondisi fisik makanan sebelum membeli. Ia mengimbau agar masyarakat menghindari takjil yang berbau asam, apek, atau menyengat, karena bisa menjadi indikasi awal makanan tidak lagi layak konsumsi.
“Pastikan makanan dalam kondisi segar dan tersaji dengan penutup agar terhindar dari kontaminasi,” kata Sofiyani Chandrawati, Senin (23/2/2026).
Selain aroma dan kesegaran, masyarakat juga diminta lebih jeli terhadap tampilan visual makanan. Warna yang terlalu mencolok atau tampak tidak wajar bisa menjadi tanda penggunaan bahan tambahan pangan yang tidak sesuai ketentuan.
BBPOM juga mengingatkan pentingnya memilih pedagang yang menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, termasuk penggunaan sarung tangan atau alat bantu saat menyajikan makanan.

