IPOL.ID – Fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) yang terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026, bertepatan dengan 13 Ramadan 1447 Hijriah, menjadi momentum spiritual bagi umat Islam di Tanah Air. Di tengah suasana ibadah bulan suci, Kementerian Agama (Kemenag) mengajak masyarakat untuk tidak sekadar menyaksikan fenomena langit tersebut, tetapi juga mengisinya dengan salat gerhana (khusuf), zikir, dan doa bersama.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menegaskan bahwa gerhana bulan merupakan tanda kebesaran Allah SWT yang patut disikapi dengan meningkatkan ketakwaan.
Menurutnya, pelaksanaan salat gerhana dapat dilakukan secara berjamaah di masjid maupun musala, dengan dukungan jajaran Kemenag daerah serta tokoh masyarakat agar berlangsung tertib dan khusyuk. Ia berharap, momen ini menjadi ruang refleksi kolektif sekaligus penguat solidaritas sosial di bulan Ramadan.
“Selain salat sunah gerhana, umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir, salawat, istighfar, zikir, serta meningkatkan sedekah dan doa bagi keselamatan bangsa dan negara,” ujarnya.
