IPOL.ID- Aktivis hak asasi manusia sekaligus Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis malam.
Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya mengungkapkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 23.37 WIB di Jalan Salemba I saat Andrie sedang mengendarai sepeda motor pulang menuju rumah kontrakannya di kawasan Menteng.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun KontraS, sebelum kejadian Andrie sempat menerima sejumlah panggilan dari nomor tidak dikenal pada 9 hingga 12 Maret 2026. Nomor tersebut diduga berkaitan dengan spam penipuan, pinjaman online, hingga modus layanan m-banking.
Pada hari kejadian, Andrie menjalani aktivitas seperti biasa. Sekitar pukul 15.30 WIB ia berangkat dari kantor KontraS menuju kantor Center of Economic and Law Studies (CELIOS) di Menteng untuk menghadiri pertemuan.
Usai agenda tersebut, sekitar pukul 19.45 WIB ia menuju kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) di Jalan Diponegoro, Menteng, untuk merekam podcast bersama staf YLBHI Zainal Arifin dengan tema “Remiliterisasi dan Judicial Review UU TNI”.
