IPOL.ID-Industri perfilman Tanah Air kembali diramaikan dengan kehadiran film horor terbaru berjudul Aku Harus Mati. Film produksi Rolling Action ini tak hanya menyajikan teror menegangkan, tetapi juga mengangkat sisi gelap kehidupan modern yang kian relevan dengan masyarakat saat ini.
Di tengah gemerlap kehidupan kota besar, Aku Harus Mati hadir sebagai refleksi tentang ambisi, gaya hidup, serta jeratan utang yang perlahan menghancurkan kehidupan seseorang. Eksekutif produser Irsan Yapto menyebut bahwa cerita film ini terinspirasi dari fenomena nyata yang banyak terjadi di masyarakat.
“Film ini dekat dengan kehidupan modern. Banyak orang rela mengorbankan jiwa demi harta,” ujar Irsan.
Fenomena pinjaman instan dan layanan paylater menjadi latar yang memperkuat cerita, menggambarkan bagaimana tekanan ekonomi dan gaya hidup bisa membawa seseorang pada keputusan ekstrem.
Film ini disutradarai oleh Hestu Saputra dan ditulis oleh Aroe Ama bersama Astrid Savitri. Hestu menegaskan bahwa film ini tidak hanya berfokus pada elemen horor semata.
