IPOL.ID – Bayang-bayang wabah pes kembali menghantui Indonesia. Meski sudah lebih dari satu dekade tak ditemukan kasus pada manusia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan bahwa penyakit mematikan ini belum benar-benar hilang dan berpotensi muncul kembali secara diam-diam.
Badan Riset dan Inovasi Nasional melalui Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi mengungkapkan adanya potensi kembalinya penyakit pes atau plague di Indonesia. Peringatan ini disampaikan berdasarkan temuan ilmiah terkait keberadaan bakteri penyebab serta vektor penularnya yang masih ditemukan di sejumlah wilayah.
Peneliti BRIN, Ristiyanto, menjelaskan bahwa fenomena silent period menjadi salah satu indikator penting. Kondisi ini menggambarkan situasi ketika suatu penyakit tidak terdeteksi dalam waktu lama, namun sebenarnya masih berpotensi muncul kembali.
“Ada istilah silent period, yaitu masa ketika suatu penyakit tidak terdeteksi dalam waktu lama, tetapi sebenarnya masih berpotensi muncul kembali,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
