IPOL.ID – Partai Golkar menyampaikan pentingnya ruang terbuka bagi tokoh-tokoh terbaik bangsa untuk maju sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), meskipun tokoh tersebut tidak lahir dari rahim kaderisasi partai politik.
Pernyataan ini muncul sebagai respons atas usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mendorong adanya kewajiban kaderisasi bagi setiap bakal calon pemimpin nasional.
“Tentang bacapres dan bacawapres KPK mesti paham bahwa yang mau kita rekrut ini adalah calon pemimpin bangsa. Orang-orang terbaik harus diberi ruang untuk bisa menjadi calon presiden dan calon wakil presiden,” kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, Kamis (23/4).
Sarmuji menjelaskan meskipun memiliki kader yang siap dicalonkan adalah sebuah nilai tambah bagi sebuah partai politik. Namun, menurutnya, tak menutup kemungkinan ada figur terbaik lain di luar partai.
“Kalau ada kader partai sebagai calon itu lebih baik, tetapi jika calon presiden atau cawapres yang terbaik ada di luar parpol terbuka juga untuk bisa dicalonkan. Itulah fungsi dari parpol dalam rekrutmen politik,” terangnya.
