IPOL.ID – Sebanyak 25 perjalanan kereta api jarak jauh dibatalkan menyusul kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Insiden ini menyebabkan gangguan operasional perjalanan kereta di lintas Bekasi–Tambun dan memaksa PT KAI melakukan penyesuaian layanan demi keselamatan penumpang.
Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero), Anne Purba, mengungkapkan bahwa hingga Selasa (28/4/2026) pukul 01.04 WIB, jalur hilir lintas Bekasi–Tambun telah kembali dapat dilalui kereta api.
“Sementara itu, jalur hulu masih dalam proses evakuasi dan penanganan di lokasi. KAI terus mengupayakan percepatan agar perjalanan kembali normal secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Anne.
Seiring proses penanganan, KAI melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan, termasuk layanan KRL, agar tetap dapat berjalan meski terbatas. KAI juga membuka Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur guna membantu keluarga penumpang memperoleh informasi.
