IPOL.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah menyiapkan satelit observasi bumi terbaru bernama Nusantara Earth Observation-1 (NEO-1) yang direncanakan rampung di akhir 2026. Satelit tersebut dirancang sebagai generasi penerus LAPAN-A3/LAPAN-IPB untuk mendukung pemantauan bumi, pangan, maritim, hingga pengembangan teknologi Internet of Things (IoT).
“Satelit baru kita namanya NEO-1, kepanjangannya Nusantara Earth Observation-1. Direncanakan berada di orbit polar dengan ketinggian sekitar 500 kilometer dan ditargetkan meluncur akhir 2026,” ujar Wakhid Abdurrokhman, Periset dari Pusat Riset Teknologi Satelit (PR TS) BRIN ketika diwawancara dalam forum Asia-Pacific Satellite Conference (APSAT) 2026 di Fairmont Hotel, Jakarta, mengutip Rabu (13/5/202).
Menurutnya, NEO-1 dipersiapkan untuk menggantikan LAPAN-A3 yang saat ini mengalami pergeseran orbit sehingga tidak lagi optimal dalam pengambilan citra pada waktu lokal tertentu.
Satelit tersebut akan membawa empat kamera multispektral bernama LISA yang dikembangkan sendiri oleh tim BRIN. Kamera itu memiliki resolusi menengah 16 meter dengan cakupan sapuan hingga 230 kilometer.
