IPOL.ID-Juru bicara Secret Service menyatakan pihaknya telah menembak mati seseorang yang diduga sebagai pelaku penembakan di dekat Gedung Putih, Washington DC.
Menurut juru bicara tersebut, seseorang mendekati pos pemeriksaan di luar kompleks Gedung Putih sekitar pukul 6 sore pada Sabtu (23/5) waktu setempat dan mulai menembaki petugas.
Aksi tersebut kemudian dibalas oleh petugas Secret Service dan mengenai terduga pelaku, kata juru bicara tersebut, yang kemudian meninggal di rumah sakit setempat.
“Selama penembakan, seorang warga sipil juga terkena tembakan. Masih belum jelas apakah warga sipil tersebut terkena tembakan pertama tersangka atau selama baku tembak berikutnya,” kata juru bicara tersebut seperti diberitakan CNN.
CNN menyebut, personel Secret Service tidak terluka dan Presiden Donald Trump berada di kediamannya dan tidak terpengaruh. Trump juga sudah diberi pengarahan tentang insiden tersebut oleh Secret Service, kata seorang pejabat Gedung Putih.
Sebelumnya puluhan tembakan terdengar di Gedung Putih, Washington DC, pada Sabtu (23/5) malam waktu setempat yang membuat gedung utama pemerintahan Amerika Serikat tersebut langsung dikepung polisi dan pasukan keamanan.
