IPOL.ID – Nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, muncul dalam kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai.
Munculnya nama pejabat yang juga selebriti tersebut lantaran pernah menitipkan sejumlah barang elektronik saat berkunjung ke kantor PT Blueray di Amerika Serikat.
“Bahwa betul itu, ada fakta saudara RA (Raffi Ahmad) itu menitip,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein kepada wartawan dilansir, Selasa (9/6/2026).
Kendati demikian, KPK belum mengembangkan fakta tersebut lebih lanjut dalam penyidikan kasus korupsi di Ditjen Bea Cukai.
“Kemarin kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai sehingga kemudian itu tidak kami lakukan pemanggilan,” ujarnya.
Namun, KPK tetap berpeluang mengembangkan fakta tersebut bila ditemukan bukti lain yang merujuk pada tindak pidana korupsi.
