IPOL.ID – Di tengah perubahan zaman, menjamurnya pasar modern, serta naik turunnya harga kebutuhan pokok, Sutina (62) tetap setia menjaga lapak ayam potong miliknya di Pasar Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.
Hampir setiap hari, perempuan lanjut usia itu memulai aktivitas sejak pukul 03.00 WIB. Dari lapak sederhana berukuran 3×2 meter, ia melayani pelanggan yang datang mencari ayam potong segar. Rutinitas tersebut telah dijalaninya selama lebih dari empat dekade.
Sutina mengatakan, sejak tahun 1981, awalnya dia hanya membantu suami tercinta berjualan daging ayam potong di Pasar Cibubur.
Harga daging ayam perekor pada tahun itu masih terbilang sangat murah sekitar Rp 1.000-Rp 1.500. Tetapi, satu tahun berjualan suaminya sempat menyerah karena ketika itu pembeli daging ayam pasang surut.
“Namanya laki-laki ya, orangnya enggak sabaran kalau jualan. Maunya ramai terus, nah, tahun 1982 saya yang lanjutin sampai sekarang,” tutur Sutina di Pasar Cibubur, Sabtu (13/6/2026).
Dia yang memulai aktivitas berjualan (daging) ayam potong di Pasar Cibubur dari pukul 03.00 WIB hingga 14.00 WIB.
