IPOL.ID- Koordinator Komisi B DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, meminta seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov DKI Jakarta untuk mulai fokus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tidak terus bergantung pada suntikan Penyertaan Modal Daerah (PMD).
Hal tersebut disampaikan Baco usai pembahasan terkait tindak lanjut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap sejumlah BUMD di Jakarta.
Menurutnya, rekomendasi hasil pemeriksaan BPK tahun 2025 relatif tidak terlalu banyak dan sebagian besar telah ditindaklanjuti. Namun, persoalan yang masih menjadi catatan adalah temuan-temuan lama yang hingga kini belum terselesaikan.
“Yang jadi fokus itu rekomendasi hasil pemeriksaan BPK. Tahun 2025 rata-rata tidak terlalu banyak rekomendasinya dan sebagian sudah ditindaklanjuti. Yang menjadi momok justru temuan-temuan tahun lama yang belum juga diselesaikan,” ujar Basri Baco, Senin (15/6/2026).
Salah satu persoalan yang masih membebani BUMD, kata Sekretaris DPD Golkar DKI itu terlihat piutang kepada pihak ketiga yang hingga kini belum tertagih. Menurutnya, kondisi tersebut terus menjadi catatan dalam pemeriksaan dan berpotensi menjadi beban berkepanjangan bagi perusahaan daerah.

