IPOL.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merespons keras terhadap para pengkritik kesepakatan damainya dengan Iran. Trump melabeli pihak-pihak yang menuduhnya “lembek” dan terlalu banyak memberi konsesi kepada Teheran sebagai orang-orang bodoh.
Reaksi ini dilontarkan menjelang negosiasi lanjutan di Swiss untuk mengimplementasikan kesepakatan tersebut.
Di saat yang sama, harga minyak mentah dunia langsung merosot tajam setelah Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani dokumen kesepakatan secara terpisah.
Langkah ini memastikan dibukanya kembali Selat Hormuz, meskipun proses negosiasi teknis masih akan berjalan selama dua bulan ke depan.
“Orang-orang bodoh ini, yang mengira saya belum cukup keras terhadap Iran, padahal pasar saham baru saja mencapai REKOR TERTINGGI, dan harga Minyak merosot, mereka iri, orang jahat, atau bodoh,” tulis Trump melalui media sosialnya, Kamis (18/6) dilansir SCMP.
Penandatanganan terjadi pada Rabu malam di Istana Versailles, Paris, Prancis. Di tengah jamuan makan malam bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron, Trump membubuhkan tanda tangannya dengan tinta hitam tebal.

