IPOL.ID – Seluruh anggota kabinet Guinea Ekuatorial mengundurkan diri setelah pemerintah dinilai gagal mencapai target kinerja yang telah ditetapkan. Keputusan itu diumumkan langsung oleh Wakil Presiden Teodoro Nguema Obiang Mangue yang menyebut realisasi program pemerintah hanya mendekati 10 persen dari target.
Menurut Obiang, Perdana Menteri Manuel Osa Nsue Nsua telah menyerahkan pengunduran diri seluruh menteri kepada Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo.
“Pengunduran diri ini sejalan dengan prinsip bahwa tanggung jawab dalam manajemen publik harus disertai dengan hasil,” tulis Obiang melalui akun X, dikutip dari BBC, Jumat (19/6).
Ia menegaskan pengelolaan pemerintahan harus diukur dari hasil yang dicapai, bukan sekadar komitmen atau rencana yang telah dibuat. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci target apa saja yang gagal dipenuhi.
Sementara itu, partai berkuasa, Partai Demokratik Guinea Ekuatorial (PDGE), menyebut Presiden Teodoro Obiang tidak puas dengan kinerja kabinet yang dibentuk pada 2024. Pemerintahan baru pun disebut akan segera dibentuk dalam waktu dekat.

