IPOL.ID – Kota suci Najaf, Irak, dipadati lautan manusia pada Rabu (8/7) saat iring-iringan peti jenazah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memasuki wilayah tersebut.
Kehadiran jutaan pelayat tersebut menjadi salah satu puncak rangkaian pemakaman yang digelar selama enam hari di Iran dan Irak.
Dilansir Al-Jazeera, Pasukan Mobilisasi Populer Irak (PMF) atau Hashd al-Shaabi mengklaim lebih dari 2,3 juta orang mengikuti prosesi tersebut.
Kelompok paramiliter yang dibentuk pada 2014 untuk membantu pemerintah Irak memerangi ISIS itu menyebut jumlah pelayat terus bertambah seiring kedatangan warga dari berbagai daerah.
Jenazah Khamenei tiba di Bandara Internasional Najaf pada Selasa (7/7) malam dan disambut para pejabat tinggi Irak bersama Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Sejak pagi hari berikutnya, iring-iringan dimulai menuju kompleks makam Imam Ali, tokoh yang dihormati sebagai Imam Syiah pertama.
Otoritas Irak bahkan menetapkan Rabu sebagai hari libur nasional untuk mendukung pelaksanaan prosesi. Pengamanan diperketat di sepanjang rute karena massa terus memadati jalan-jalan kota.
Banyak pelayat berdesakan demi bisa menyentuh peti jenazah yang diangkut menggunakan truk menuju makam Imam Ali.

