IPOL.ID – Di tengah gejolak dagang global dan tensi geopolitik yang mengguncang ekonomi dunia sepanjang 2025, ekonomi Indonesia justru tumbuh 5,11 persen.
Klaim tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Tanggapan Pemerintah terhadap Pandangan Fraksi-Fraksi DPR atas RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna DPR, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).
Ia mengakui 2025 menjadi tahun yang penuh tantangan akibat ketidakpastian global. Namun, menurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap mampu bertahan.
“Namun kita patut bersyukur, di tengah gejolak global tersebut, stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga,”* kata Purbaya.
Ia menjelaskan kondisi tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen (year on year), didukung konsumsi rumah tangga sebesar 4,98 persen serta Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 5,09 persen.
Inflasi juga berhasil dijaga pada level 2,92 persen atau tetap berada dalam rentang sasaran pemerintah.
