IPOL.ID – Polisi mengungkap pengakuan terbaru MY (34), pria yang mengirim ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku disebut mengaku tengah menghadapi persoalan pribadi, termasuk terlilit utang pinjaman online (pinjol).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan MY sempat mengaku memiliki kekecewaan dalam kehidupan pribadinya. Namun, rasa kecewa itu bukan ditujukan kepada pihak sekolah.
“Tapi sempat juga menyampaikan ada kekecewaan secara pribadi, tapi kekecewaan dalam hidupnya, bukan terhadap sekolah,” katanya, Selasa (14/7).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah juga mengungkapkan pelaku mengaku memiliki utang pinjaman online, namun hingga kini belum ditemukan hubungan antara persoalan tersebut dengan ancaman bom ke sekolah
“Ada juga (pinjaman online), tapi nggak nyambung kenapa dia ancam sekolah. Kemarin kan dia ngomong aja, sekarang lagi sama psikolog forensik,” terangnya.
MY diketahui merupakan orangtua dari salah satu siswa SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Bahkan, setelah mengirim ancaman, ia sempat datang ke sekolah untuk menjemput anaknya.
