IPOL.ID – Keterbatasan fiskal yang dialami APBD DKI pada 2027 diharapkan tidak menjadi hambatan terhadap pembangunan di Jakarta.
Nada optimisme itu disampaikan Yuke usai pembahasan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), yang membahas rencana program Dinas Bina Marga dan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Jumat (24/7/2026).
Meski begitu, Yuke menekankan agar kondisi tersebut harus direspons dengan menetapkan skala prioritas pada program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Memang dengan keterbatasan fiskal yang ada, Dinas Bina Marga dan Dinas Sumber Daya Air harus benar-benar memprioritaskan program yang paling berdampak bagi masyarakat,” ujar Wabendum DPP PDI-P itu.
Yuke menjelaskan, kedua dinas tersebut memiliki sejumlah program prioritas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, seperti penataan trotoar, pembangunan dan pemeliharaan jembatan penyeberangan orang (JPO), hingga pengendalian banjir yang menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
