IPOL.ID – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menyampaikan tiga usulan strategis dalam rangka peningkatan dan perluasan jangkauan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi kalangan santri di pondok pesantren. Usulan ini disampaikan mengingat jangkauan MBG bagi santri memang perlu diperluas.
Hal tersebut Menag sampaikan dalam giat Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tata Kelola MBG di Jakarta. Rakortas ini dipimpin Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Hadir, utusan dari BGN, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Badan Komunikasi (Bakom)RI, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Kementerian PPPA, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan instansi terkait lainnya.
Perluasan Jangkauan
Menag menyoroti bahwa santri adalah kelompok sasaran prioritas yang sangat membutuhkan intervensi gizi dari pemerintah, namun angka keterjangkauannya saat ini masih sangat minim.
Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Gizi Nasional (BGN) per 28 Juli 2026, dari total populasi 4.268.848 santri di Indonesia, baru sebanyak 61.195 santri yang terlayani program MBG.
