IPOL.ID – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo belum juga jinak. Bahkan, kobaran api kini merambat hingga wilayah Kabupaten Pasuruan.
Api masuk ke wilayah Pasuruan pertama kali terdeteksi Sabtu (8/8) sore, yakni di Blok Mendongan yang lokasinya berdekatan dengan Gunung Batok, dan kawasan Argowulan.
Hingga Minggu (9/8), api di kedua titik itu masih belum benar-benar padam.
Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Bambang Suriyono, mengatakan kondisi angin menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.
Tiupan angin membuat api lebih cepat menjalar dan berpotensi merembet ke area lain.
“Sampai sekarang apinya masih belum padam dan kemungkinan agak membesar. Ini tergantung angin, kalau angin kencang, potensi meluasnya kebakaran bisa cepat,” kata Bambang, Minggu (9/8).
Upaya pemadaman pun dilakukan dari darat dan udara. Pemkab Pasuruan bersama BPBD Jawa Timur, BNPB, TNBTS, serta masyarakat dikerahkan untuk menghadapi kobaran api di kawasan tersebut.
Petugas menggunakan sejumlah metode, mulai dari memukul api menggunakan ranting atau cara gebyok, penyiraman dengan mobil tangki, hingga pembuatan sekam bakar untuk membantu mengendalikan pergerakan api.
