Memang, kata Selly, keputusan pembatalan itu diikuti dengan keputusan BTF yang akan mendistribusikan 53 tiket tersebut berdasarkan peringkat dunia, dan peringkat tertinggi di setiap zona dalam setiap kelas. Namun, penentuan peringkat itu juga tidak bisa meloloskan petinju Indonesia.
Dalam daftar peringkat yang ada hanya Cornelis Kwangu Langu (Pertina Bali) satu-satunya petinju Indonesia yang bertengger di peringkat AIBA (Asosiasi Tinju Internasional) dan ASBC (Konfederasi Tinju Asia).
Berdasarkan peringkat terakhir yang diterbitkan AIBA September 2020, peraih medali emas SEA Games Singapura 2015, perak SEA Games Myanmar 2013, dan perak SEA Games Filipina 2019 itu berada di peringkat 21 AIBA dengan 100 poin dari 27 petinju di seluruh dunia yang berada di kelas 49 kg. (bas)
