Dirinya membeberkan enam lompatan besar yang menjadi fokus Dewas BPJAMSOSTEK, yaitu : Peningkatan kepesertaan berbasis sinkronisasi data kepesertaan. Mendorong perbaikan pelayanan dengan pendekatan strategis. Memperhatikan risiko operasional dan investasi. Memenuhi standar operasional BPJAMSOSTEK. Menindaklanjuti rekomendasi yang diterbitkan DJSN dan pemeriksaan khusus BPK RI. Menyelesaikan gap antara regulasi dengan implementasi operasional.
Pihak DJSN menyambut baik program yang disampaikan oleh Direksi dan Dewas BPJAMSOSTEK periode 2021-2026. Mewakili DJSN, Iene Muliati, sebagai Ketua Komisi Kebijakan, menyampaikan pihaknya optimis BPJAMSOSTEK mampu mengukir banyak prestasi dan mewujudkan jaminan sosial nasional yang berkualitas bagi pekerja Indonesia.
”Saya berharap direksi dan dewas meningkatkan dan mengupayakan usaha terbaik hingga titik maksimal, khususnya pada aspek manajemen kepesertaan, manajemen risiko dan investasi, serta manajemen layanan manfaat,” cetusnya.
Anggoro berharap kolaborasi antara jajaran direksi dan dewas dengan seluruh pemangku kepentingan dapat berjalan dengan baik, karena dukungan dari seluruh elemen ini sangat dibutuhkan untuk mencapai visi dan misi yang mulia memberikan perlindungan jaminan sosial kepada seluruh pekerja Indonesia.
