Emas sejak lama telah dijadikan salah salah satu instrumen investasi yang tepat dan mudah bagi generasi milenial, karena emas cenderung stabil minim risiko dan harganya tidak mudah naik-turun tajam sehingga aman dibanding instrumen investasi lainnya. Saat ini, pembelian emas pun semakin mudah dilakukan di mana saja, kapan saja melalui aplikasi bahkan bisa dimulai dari nominal yang kecil yaitu Rp 10.000.
Lalu, bagaimana strategi yang tepat untuk menabung emas? CEO Tamasia Muhammad Assad membagikan beberapa tips dan jurus jitu untuk melakukannya.
Yang pertama adalah pilih dengan teliti merek emas yang akan dibeli. Menurutnya, berbicara soal investasi emas, terdapat dua merek logam mulia yang diperjualbelikan di pasar Indonesia, yakni emas Antam dan UBS.
“Kedua merek ini seringkali cukup membuat bingung para investor, khususnya pemula. Ada beberapa perbedaan seperti ukuran, sertifikat, stok, serta harga emas. Namun, perbedaannya tidak terlalu signifikan hanya saja Antam lebih banyak dikenal oleh publik,” kata Assad.
