Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Para Peneliti Melacak Hujan Meteor yang Muncul Hanya 4.000 Tahun Sekali
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Para Peneliti Melacak Hujan Meteor yang Muncul Hanya 4.000 Tahun Sekali
HeadlineInternasional

Para Peneliti Melacak Hujan Meteor yang Muncul Hanya 4.000 Tahun Sekali

Iqbal
Iqbal Published 25 May 2021, 10:42
Share
5 Min Read
asteroid baru
Ilustrasi dari aliran meteoroid Comet Thatcher. Foto: P Jenniskens/SETI Institute/Live Science
SHARE

indoposonline.id – Hujan meteor adalah hasil menakjubkan dari puing-puing komet yang menumpuk di sepanjang jalur lawas melalui tata surya. Kemudian materialnya terbakar di atmosfer Bumi saat planet kita melintasi jejak debu ruang angkasa.

Sulit untuk menyebutnya dengan baik ketika sesuatu hanya lewat sekali dalam 4.000 tahun, atau tepatnya 3.967 tahun. Tapi ternyata jenis komet berperiode panjang itu masih bisa terikat pada hujan meteor tertentu, seperti yang telah dilakukan para ilmuwan dengan Comet C/2002 Y1 Juels-Holvorcem dan pancuran UY Lyncids.

“Sampai saat ini, kami hanya mengetahui lima komet berperiode panjang menjadi induk dari salah satu hujan meteor kami,” kata Peter Jenniskens, astronom meteor di SETI Institute dan penulis utama penelitian baru ini dalam sebuah pernyataan yang dikutip Space.com. “Tapi sekarang kami mengidentifikasi sembilan lagi, dan mungkin sebanyak 15.”

Untuk beberapa perspektif, Komet C/2002 Y1 Juels-Holvorcem baru-baru ini mendekati Matahari pada tahun 2003 -yang berarti kunjungan terakhirnya sekitar 2.000 SM, ketika Piramida Besar Mesir baru berusia beberapa ratus tahun.

Baca Juga

IMG 20220717 002944
Fenomena Hujan Meteor Akhir Juli, Pengamat: Bisa Diamati Dari Indonesia
Hujan Meteor Terjadi Akhir Juli 2022, Bisa Disaksikan di Indonesia
Lapan: Dua Puncak Hujan Meteor Terjadi Juli Ini
1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: benda langit, hujan meteor, komet 4.000 tahun sekali lintasi bumi, meteor 4.000 tahun sekali
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article sinovac vaksin Pagi Ini Delapan Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia
Next Article bocor data digital NIK Polisi Telusuri Peretasan Jutaan NIK Penduduk Indonesia

TERPOPULER

TERPOPULER
FOTO 4
Olahraga

Hydroplus Soccer League Surabaya 2026: Tigers Football Academy dan Arema FC Women Berbagi Gelar di Dua Kategori Umur

HeadlineOlahraga
Hadiah Al Nassr FC Juara Liga Arab Saudi Empat kali Lebih Kecil dari Gaji Ronaldo
24 May 2026, 13:15
HeadlineOlahraga
Meski kalah di Markas Valencia, Barca Tetap Juara La Liga
24 May 2026, 07:25
HeadlineOlahraga
Simak, Daftar Lengkap Peraih Penghargaan BRI Super League 2025/2026
24 May 2026, 08:28
Ekonomi
Hari Kesadaran Aksesibilitas Global: Maxim Perkuat Komitmen Mobilitas Inklusif Lewat Program Khusus Disabilitas
24 May 2026, 09:23
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?