Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Para Peneliti Melacak Hujan Meteor yang Muncul Hanya 4.000 Tahun Sekali
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Para Peneliti Melacak Hujan Meteor yang Muncul Hanya 4.000 Tahun Sekali
HeadlineInternasional

Para Peneliti Melacak Hujan Meteor yang Muncul Hanya 4.000 Tahun Sekali

Iqbal
Iqbal Published 25 May 2021, 10:42
Share
5 Min Read
asteroid baru
Ilustrasi dari aliran meteoroid Comet Thatcher. Foto: P Jenniskens/SETI Institute/Live Science
SHARE

Biasanya, orbit yang lebih pendek berarti komet menelusuri kembali jalurnya secara lebih teratur, menyebarkan lebih banyak puing material yang dapat menjadi lebih banyak “bintang jatuh” ketika Bumi bersibggungan melalui puing-puing. Itu berarti sulit bagi pengamat langit untuk memerhatikan hujan meteor yang disebabkan oleh komet dengan orbit lebih dari 250 tahun atau lebih.

Komet berperiode panjang paling terkenal yang memicu hujan meteor adalah komet C/1861 G1 Thatcher. Komet ini menyebabkan hujan meteor April Lyrid.

Hujan komet periode panjang lainnya kurang dramatis, bahkan yang telah diidentifikasi oleh para ilmuwan sebelumnya, seperti Aurigids (puing-puing dari C / 1911 N1 Kiess) dan Leonis Minorids (dari C / 1739 K1 Zanotti).

Para ilmuwan di balik studi baru ini ingin menemukan lebih banyak koneksi seperti itu. Sehingga mereka beralih ke program yang disebut Cameras for Allsky Meteor Surveillance (CAMS), yang mencakup stasiun pengamatan di seluruh Amerika Serikat dan di seluruh dunia, termasuk di Selandia Baru, Namibia, Chili. dan Uni Emirat Arab -jaringan yang berjumlah lebih dari 500 kamera individu semuanya diceritakan, semuanya mengamati meteor.

Baca Juga

IMG 20220717 002944
Fenomena Hujan Meteor Akhir Juli, Pengamat: Bisa Diamati Dari Indonesia
Hujan Meteor Terjadi Akhir Juli 2022, Bisa Disaksikan di Indonesia
Lapan: Dua Puncak Hujan Meteor Terjadi Juli Ini
Previous Page1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: benda langit, hujan meteor, komet 4.000 tahun sekali lintasi bumi, meteor 4.000 tahun sekali
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article sinovac vaksin Pagi Ini Delapan Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia
Next Article bocor data digital NIK Polisi Telusuri Peretasan Jutaan NIK Penduduk Indonesia

TERPOPULER

TERPOPULER
Cristiano Ronaldo. Foto: Instagram Al Nassr
HeadlineOlahraga

Hadiah Al Nassr FC Juara Liga Arab Saudi Empat kali Lebih Kecil dari Gaji Ronaldo

HeadlineOlahraga
Meski kalah di Markas Valencia, Barca Tetap Juara La Liga
24 May 2026, 07:25
HeadlineOlahraga
Simak, Daftar Lengkap Peraih Penghargaan BRI Super League 2025/2026
24 May 2026, 08:28
Ekonomi
Hari Kesadaran Aksesibilitas Global: Maxim Perkuat Komitmen Mobilitas Inklusif Lewat Program Khusus Disabilitas
24 May 2026, 09:23
Olahraga
5000 Pelari Ramaikan Starbucks Run 2026 di GBK
24 May 2026, 12:08
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?