Sehingga terhadap perkembangan-perkembangan teknologi yang cepat tersebut maka para perencana pembangunan diminta untuk dapa mengantisipasi semua itu.
“Harus responsif terhadap disrupsi yang membuat dunia berubah sangat cepat, harus responsif terhadap tantangan dan peluang yang muncul sangat cepat, tidak kita duga, harus responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kembalinya ke sini,” ujar Presiden Jokowi seperti dikutip Antara.
Dalam rapat tersebut Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Manoarfa mengatakan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022 mengusung tema “Hubungan Ekonomi dan Reformasi Struktural”.
Untuk mewujudkan tema tersebut maka Bappenas menetapkan sejumlah prioritas antara lain pemulihan ekonomi yang didukung reformasi struktural di sistem kesehatan nasional, reformasi sistem perlindungan sosial, reformasi pendidikan dan keterampilan, pemulihan daya beli dan usaha serta diversifikasi ekonomi.
Sementara indikator utama dalam RKP 22 adalah pertumbuhan ekonomi antara 5,2-5,8 persen, tingkat pengangguran terbuka 5,5-6,2 persen serta tingkat kemiskinan 8,5-9 persen.

