Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menjelaskan, tentang pengoperasian setiap tower yang ada di rusun Nagrak.
“Rusun Nagrak memiliki 14 tower. Untuk tower satu sampai lima akan difokuskan untuk lokasi isolasi pasien Covid-19 terkendali, tower enam sampai 10 masih dalam proses penghunian, sedangkan Tower 11 – 14 sudah terhuni,” kata Widyastuti.
Widyastuti menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan melakukan pelatihan untuk sumber daya manusia yang ada pada masing-masing tower terkait prosedur standar operasi (SOP) penanganan pasien Covid-19.
“Terdapat 58 tenaga petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan atau PJLP dari masing-masing tower yang akan dilatih oleh Dinas Kesehatan terkait SOP penanganan pasien Covid-19. Pelatihan akan dilaksanakan mulai hari Selasa (15/6) mendatang di Tower 3,” tambahnya.
Widyastuti menjelaskan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga membantu alur penerimaan atau evakuasi pasien Covid-19 dengan sistem zonasi guna mencegah kontak penularan antar pasien Covid-19.
