Suara lebih keras datang dari Ketua Umum Pengprov PJSI Sulut, Ariel Sigarlaki yang menyebutkan bahwa PJSI bukan organisasi abal-abal.
PJSI adalah organisasi cabang olahraga resmi baik ditingkat pusat sampai ke daerah yang dalam mengambil keputusan selalu atas dasar pertimbangan yang matang.
“Tetapi yang terjadi sekarang PJSI dalam mengambil keputusan hanya.sifatnya tiba saat, tiba akal, tanpa ada sosialisasi dan pemberitahuan yang sifatnya meminta pendapat ataupun saran dari kami Pengprov yang merupakan bagian dari keluarga besar PB.PJSI dan paling utama sebagai pemilik hak suara yang akan menentukan dan memilih dalam proses pemilihan ini siapa ketua umumnya,” kata Ariel.
Ariel pun mengaku kaget mendapat informasi dari teman-Aril pun mengaku kaget mendapat informasi dari teman-teman Pengprov lainnya bahwa Munas PJSI 2021 dilaksanakan secara virtual tanggal 29 Agustus.
Pemberitahuan resmi terhadap Pengprov PJSI Sulut tidak ada baik secara lisan maupun surat resmi dari PB.PJSI. Bagi PJSI Sulut ini merupakan tindakan yang membuktikan PB.PJSI tidak profesional. ”Di sini saya tegaskan PJSI Sulut menólak Munas virtuál ini,” tambahnya.
